Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

*DENGAN ANDA MENGAJAK SEMUA ORANG UNTUK MENGAJI DAN MENYEBARLUASKAN ACARA PENGAJIAN DI WEB INI ,BERARTI ANDA SUDAH IKUT SERTA BERAMAR MA'RUF * SILAHKAN MELAKUKAN REGISTER DIMENU DAFTAR AGAR ANDA DAPAT MENGGUNAKAN LAYANAN EXTRA KAMI & AGAR KAMI DAPAT MENGIRIMKAN INFORMASI ACARA PENGAJIAN DAN MATERI PENGAJIAN KE E-MAIL ANDA, BAGI ANDA YANG SUDAH TERDAFTAR SILAHKAN LOGIN TERLEBIH DAHULU * BAGI ANDA YANG SPEED/BANDWITH INERNETNYA LAMBAT SEHINGGA TIDAK DAPAT MENGAKSES TV DENGAN BAIK,SILAHKAN MENGAKSES VIA MENU RADIO ATAU MENU TEAMSPEAK * BAGI ANDA YANG INGIN IKUT SERTA BERSHODAQOH DALAM RANGKA PENGEMBANGAN DAKWAH TIJAROTAN LANTABUR DAPAT DISALURKAN MELALUI MENU PAYPAL DONASI ATAU MELALUI REK BCA : 0354127055 A/N : SURYONO * DENGAN ANDA BERIKLAN ATAU MEMPROMOSIKAN UNTUK BERIKLAN DI WEBSITE INI BERARTI ANDA TELAH IKUT BERPERAN SERTA DIDALAM BERAMAR MA'RUF NAHI MUNKAR *
CUKUPLAH KEMATIAN SEBAGAI PERINGATAN PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 6
TerjelekTerbaik 
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 12 September 2009 12:02

imam_samudra_alm

Nilai-nilai pelajaran yang ingin diungkapkan guru kematian begitu banyak, menarik, bahkan menenteramkan. Di antaranya adalah apa yang mungkin sering kita rasakan dan lakukan.



1. Kematian mengingatkan bahwa waktu sangat berharga
Tak ada sesuatu pun buat seorang mukmin yang mampu mengingatkan betapa berharganya nilai waktu selain kematian. Tak seorang pun tahu berapa lama lagi jatah waktu pentasnya di dunia ini akan berakhir. Sebagaimana tak seorang pun tahu di mana kematian akan menjemputnya.
Ketika seorang manusia melalaikan nilai waktu pada hakekatnya ia sedang menggiring dirinya kepada jurang kebinasaan. Karena tak ada satu detik pun waktu terlewat melainkan ajal kian mendekat. Allah swt mengingatkan itu dalam surah Al-Anbiya ayat 1, "Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya)."

Ketika jatah waktu terhamburkan sia-sia, dan ajal sudah di depan mata. Tiba-tiba, lisan tergerak untuk mengatakan, "Ya Allah, mundurkan ajalku sedetik saja. Akan kugunakan itu untuk bertaubat dan mengejar ketinggalan." Tapi sayang, permohonan tinggallah permohonan. Dan, kematian akan tetap datang tanpa ada perundingan.

Allah swt berfirman dalam surah Ibrahim ayat 44, "Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) dating azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang zalim: 'Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul.."

2. Kematian mengingatkan bahwa kita bukan siapa-siapa
Kalau kehidupan dunia bisa diumpamakan dengan pentas sandiwara, maka kematian adalah akhir segala peran. Apa pun dan siapa pun peran yang telah dimainkan, ketika sutradara mengatakan 'habis', usai sudah permainan. Semua kembali kepada peran yang sebenarnya.

Lalu, masih kurang patutkah kita dikatakan orang gila ketika bersikeras akan tetap selamanya menjadi tokoh yang kita perankan. Hingga kapan pun. Padahal, sandiwara sudah berakhir.

Sebagus-bagusnya peran yang kita mainkan, tak akan pernah melekat selamanya. Silakan kita bangga ketika dapat peran sebagai orang kaya. Silakan kita menangis ketika berperan sebagai orang miskin yang menderita. Tapi, bangga dan menangis itu bukan untuk selamanya. Semuanya akan berakhir. Dan, peran-peran itu akan dikembalikan kepada sang sutradara untuk dimasukkan kedalam laci-laci peran.

Teramat naif kalau ada manusia yang berbangga dan yakin bahwa dia akan menjadi orang yang kaya dan berkuasa selamanya. Pun begitu, teramat naïf kalau ada manusia yang merasa akan terus menderita selamanya. Semua berawal, dan juga akan berakhir. Dan akhir itu semua adalah kematian.

3. Kematian mengingatkan bahwa kita tak memiliki apa-apa
Islam menggariskan bahwa tak ada satu benda pun yang boleh ikut masuk ke liang lahat kecuali kain kafan. Siapa pun dia. Kaya atau miskin. Penguasa atau rakyat jelata Semuanya akan masuk lubang kubur bersama bungkusan kain kafan. Cuma kain kafan itu.

Itu pun masih bagus. Karena, kita terlahir dengan tidak membawa apa-apa. Cuma tubuh kecil yang telanjang. Lalu, masih layakkah kita mengatasnamakan kesuksesan diri ketika kita meraih keberhasilan. Masih patutkah kita membangga-banggakan harta dengan sebutan kepemilikan. Kita datang dengan tidak membawa apa-apa dan pergi pun bersama sesuatu yang tak berharga.

Ternyata, semua hanya peran. Dan pemilik sebenarnya hanya Allah. Ketika peran usai, kepemilikan pun kembali kepada Allah. Lalu, dengan keadaan seperti itu, masihkah kita menyangkal bahwa kita bukan apa-apa. Dan, bukan siapa-siapa. Kecuali, hanya hamba Allah. Setelah itu, kehidupan pun berlalu melupakan peran yang pernah kita mainkan.

4. Kematian mengingatkan bahwa hidup sementara
Kejayaan dan kesuksesan kadang menghanyutkan anak manusia kepada sebuah khayalan bahwa ia akan hidup selamanya. Hingga kapan pun. Seolah ia ingin menyatakan kepada dunia bahwa tak satu pun yang mampu memisahkan antara dirinya dengan kenikmatan saat ini.

Ketika sapaan kematian mulai datang berupa rambut yang beruban, tenaga yang kian berkurang, wajah yang makin keriput, barulah ia tersadar. Bahwa, segalanya akan berpisah. Dan pemisah kenikmatan itu bernama kematian. Hidup tak jauh dari siklus: awal, berkembang, dan kemudian berakhir.

5. Kematian mengingatkan bahwa hidup begitu berharga
Seorang hamba Allah yang mengingat kematian akan senantiasa tersadar bahwa hidup teramat berharga. Hidup tak ubahnya seperti ladang pinjaman. Seorang petani yang cerdas akan memanfaatkan ladang itu dengan menanam tumbuhan yang berharga. Dengan sungguh-sungguh. Petani itu khawatir, ia tidak mendapat apa-apa ketika ladang harus dikembalikan.

"Ad-Dun-ya mazra'atul lil akhirah." (Dunia adalah ladang buat akhirat)

Orang yang mencintai sesuatu takkan melewatkan sedetik pun waktunya untuk mengingat sesuatu itu. Termasuk, ketika kematian menjadi sesuatu yang paling diingat. Dengan memaknai kematian, berarti kita sedang menghargai arti kehidupan.

oleh :Heri_Lantabur

 

 

Comments (5)
  • afwan_gfr  - kematian
    Alhamdulillah diberikan kesempatan membaca artikel ini, smg Allah memberikan petunjuk kepada hamba ini utk menghargai nikmat hidup ini dg memberikan kefahaman agama yg sempurna, amin.
  • sukamto
    Kebenaran yang disampaikan tetaplah kebenaran meski banyak orang yang melupakan kebenaran itu. jazakallah khoiro ust
  • kuspratiknyo  - kematian
    bagi yg selalu ingat akan kematian Insya Allah matinya mati mulya/mati utama seperti pada shahabat mati dalam keadaan husnul khotimah. Tetapi sebaliknya barang siapa yg dalam hidupnya tdk selalu ingat kematian dia akan mati nista atau mati dalam keadaan suul khotimah. mari kita selalu ingat kematian dengan cara sering membaca artikel diatas dan direnungkan. Ajzkk
  • t3tr4
    ingatlah bahwa jarak terjauh dari kita adalah satu menit atau bahkan satu detik yang lalu, sedangkan kematian adalah jarak yang terdekat pada kita!!!
  • Agus Sulaeman
    mengingat kematian berarti kita mengingat perjalanan hidup kita masih jauh..yaitu kita akan menuju negri abadi surga....ataukah neraka!!!.Alhamdulillah jazakalohu khoiro ust.
Only registered users can write comments!
LAST_UPDATED2
 

 


 

Mutiara

Donasi Paypal

Shout Box

Latest Message: 14 hours, 45 minutes ago
  • sawung : assalamualaykum...
  • hawibowo : wa alaikumussalam mas ..
  • hawibowo : wa alaikumussalam mas ..
  • yanto354 : gmb x g ada
  • yanto354 : gmb suara udh okee d madura
  • dianmnoer : kirain ada mangkulan mas
  • yanto354 : hal brp?
  • heriyanto : gambar dan suara di akses dari jaktim bagus
  • heriyanto : now showing 17.00 - 18.00 wib live dakwah senja radio samhan Bersama H.Dave ariant yusuf untuk interaktif melaui sms di 0812 11 26 630 untuk ineraktif melalui line telp di 021 861 94 12 Acara ini disponsori oleh PDO suplemen minyak ikan Powered by www.maxindo.net
  • ana_kia354 : ko tv nya loading nya lama banget yach...lg error atau komputer aku yg error
  • sobur : hadits apa ni mas? halamn brapa?
  • yanto354 : udah jelas
  • yanto354 : tetep eror
  • yanto354 : gmb suara g ada d madura
  • ali nash : salam kenal kembali buat teman2 di parung... :-)
  • al_force : asslmkum,,izin gabung,,buat ustd. ali Nasrullah salam2 dri parung....
  • Ahmad rifai : slmt bersahur semuanya
  • inyong : ass..jam-piro-mas..admin
  • Ahmad rifai : sahur barokah,,,
  • yuli plaosan : dah da yg punya blm

Only registered users are allowed to post

SMS GRATIS>>
" SMS AMAR MA'RUF LANTABUR" " silahkan ajak semua orang yang anda kenal untuk bersama - sama mengaji di TV & RADIO DAKWAH ONLINE www.lantabur.tv melalui SMS GRATIS LANTABUR ke HP mereka, Ayo mengaji & beramar ma'ruf " :

Waktu Solat

Jakarta Indonesia
28 Ramadan 1431
September 7, 2010
Prayer Time
Subuh 4:41
Dzuhur 11:51
Ashar 3:08
Magrib 5:52
Isya 6:57
Baner

Grup Lantabur 2

Robot Pulsa Lantabur

Iklan

Supported By :
Baner
Baner
Baner

Bank Sodakoh

Terima Kasih Telah Turut Serta Dalam Pengembangan Program Lantabur, Kami Ucapkan Syukur Alhamdulillah jaza kumullohu Khoiro

Donate Klik

Ketika Anda Mengklik Iklan Ini.. Anda Telah Memberikan Donasi Sebesar Rp350
KLIK IKLAN >>
dan Ketika Anda Mengklik Iklan Ini.. Anda Telah Memberikan Donasi Sebesar Rp300
Klik Iklan2 Diatas Kami Ucapkan Alhamdulilah jaza kumullahu khoiro
Mengapa kok Cuma klik Saja? Karena Ini Iklan yang Di bayar Per-klik
Semakin banyak Anda Mengklik Maka Anda Telah Membantu Kelancaran kami -- Terima kasih

Accessories Site

free counters